Rabu, 02 Desember 2009

C++ Lines Counter

 Have you ever wanted to count the lines of your code in C or C++ without the commentaries and blank lines,well with this program you can do it. Please feel free to vote or to live some comments,it will be very appreciated! Jay Idoan


#include < stdio.h >
#include < string.h >
#include < direct.h >
#include < windows.h >


Facebook and MySpace delete NY sex offenders

New York Attorney General Andrew Cuomo announced Tuesday that more than 3,500 sex offenders from his state have been purged from Facebook and MySpace.

Both companies have long had policies against registered sex offenders using their services, but the implementation of New York's new Electronic Securing and Targeting of Online Predators Act ("E-Stop") has made it easier for the sites to identify perpetrators from the Empire State.

Facebook, according to Cuomo, was able to identify and disable the accounts of 2,782 registered sex offenders. MySpace deleted 1,796 accounts.

Macan dengan Nyali Tikus

Bacaan: II Timotius 1:3-1
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, - II Timotius 1:7


Salah satu alasan mengapa kita tidak bisa mengembangkan senyum lebih lebar adalah karena kita terlampau dicekam oleh ketakutan kita sendiri. Boleh percaya boleh tidak, namun fakta berkata bahwa ketakutan adalah seperti kanker ganas yang menggerogoti sukacita kita. Semakin kita mengijinkan ketakutan mempengaruhi kehidupan kita, maka semakin sulit kita merasakan sukacita.

Cerita lama dari India menceritakan tentang tikus yang ketakutan karena melihat seekor kucing. Itu sebabnya tikus tersebut pergi kepada tukang sihir untuk menyulapnya menjadi kucing. Setelah tikus tersebut jadi kucing, kembali lagi ia dicekam rasa takut karena melihat anjing. Maka segera saja ia kembali ke tukang sihir dan minta mengubahnya menjadi anjing. Setelah jadi anjing, lagi-lagi ia takut ketika bertemu dengan macan dan minta kepada tukang sihir untuk mengubahnya menjadi macan. Tetapi ketika ia datang lagi dengan keluhan bahwa ia bertemu dengan pemburu, si tukang sihir menolak membantu lagi, “Akan saya ubah kamu jadi tikus lagi, sebab, sekalipun badanmu macan, nyalimu masih tetap nyali tikus.”

Ketika kita percaya kepada Yesus, kita diubah menjadi manusia baru. Hanya sayang, kita seperti cerita klasik tersebut. Kita mengaku sudah menjadi manusia baru, tapi “nyali” kita tidak baru. Daripada mengijinkan Kristus menguasai kehidupan kita, kita lebih mengijinkan ketakutan yang menguasai kita. Bukan iman, tapi rasa kuatir. Bukan keberanian, tapi rasa cemas. Tak heran sukacita kita padam. Tak ada senyum. Tak ada keceriaan. Sebaliknya, kegelisahan dan ketakutanlah yang terpancar dari hidup kita.

Seandainya kita memiliki nyali Kristus, tentu kita bisa bersukacita dalam segala keadaan. Paulus memiliki nyali Kristus, itu sebabnya penjara tak bisa membendung sukacitanya. Demikian juga situasi dan kondisi yang paling buruk sekalipun tak akan pernah bisa memadamkan sukacita kita, seandainya kita memiliki nyali Kristus. Sungguh ironis kalau kita mengaku sebagai anak Tuhan tetapi tak mampu lagi bersukacita karena situasi dan keadaan yang menantang kita. Bukankah seharusnya kita berani menghadapi setiap tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita? Kalau tak bisa tersenyum di tengah tantangan hidup, itu seperti seekor macan dengan nyali tikus.

Hadapilah semua tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita.

UNAI "Take Him Out"

Event ini akan diadakan sebentar lagi , mungkin terlihat agak canggung , karena yang kita tonton di TV bahwa ada adegan-adegan yang jelas-jelas dilarang di UNAI , entah apa nanti pendapat mereka , yang jelas mari kita dukung acara ini , Lokasi di UNAI jam 19.00 besok . Datang yaa .