Sabtu, 05 Desember 2009

A simple C++ program

Let's use the code below to find what makes up a very simple C++ program - one that simply prints "Hello World!" and stops. Adjust your browser so you can see the text window below the code. Then point your mouse at different statements in the program.

#include < iostream.h > 

using namespace std;

int main()
{

Pelayanan KAP di jemaat GNL Bandung

Pada jam 14.00 anak-anak KAP berkumpul di lapangan parkir, dan pada pukul 14.30 berangkat menuju lokasi acara . Pada saat rombongan KAP sampai disana , kami langsung disambut dan Check Sound dan berlatih bersama Band , karena kebetulan disana Full Band and Music yang jelas berbeda jauh dari yang di UNAI . Acara dimulai pukul 19.00 dan dimulai dengan performance KAP Accapella yang membawakan lagu "Amazing Grace" . Acara Natal yang bertemakan "From Nobody to Somebody" ini berlangsung dengan penuh Spiritualis dan Syahdu , bahkan ada acara drama singkat yang dikemas dalam bahasa Kupang yang mendapatkan antusiasme dari jemaat , acara selesai pukul 22.10 . Dan Rombongan KAP langsung pulang ke UNAI , di tengah perjalanan, kami dihibur Bung Jordan Cs yang melawak seputar KAP dan membuat kami tertawa terpingkal-pingkal sampai kami sakit perut . , kami sampai di UNAI pukul 22.50 . [JIS]

Mata Ganti Mata ?

Bacaan: Amsal 24:23-34
Janganlah berkata: ?Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku membalas orang menurut perbuatannya."- Amsal 24:29


Ketika saya membaca ulasan yang disampaikan oleh Abe Chehebar, CEO Accessory Network Group & Ghurka, saya tersenyum geli sekaligus mengakui kebenaran di dalam kata-katanya. Ia berkata seperti ini, “Hasil akhir dari teori mata ganti mata, gigi ganti gigi adalah dua orang ompong yang buta. Balas dendam adalah hal yang tidak masuk, apalagi jika terjadi dalam dunia bisnis!”

Ayo Hitung Sampahmu!

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda menghitung jumlah sampah yang Anda hasilkan dalam sehari? Jika belum, cobalah menghitungnya. Di Green Festival yang digelar di Parkir Timur Senayan 5-6 Desember 2009 pengunjung dapat menghitung jumlah sampah yang dihasilkan cukup dengan menjawab beberapa pertanyaan di layar komputer.

Terdapat tiga buah komputer berlayar hijau yang menampilkan pertanyaan-pertanyaan pilhan ganda seperti, "Berapa bungkus makanan yang anda buang dalam sehari?" Kemudian, hasil jawaban dari enam pertanyaan tersebut akan ditampilkan dalam green meter apakah baik, sedang, atau buruk.

Zahra, pengunjung yang berusia 8 tahun misalnya, mendapat hasil baik, berbeda dengan Marsya, kawan Zahra yang mendapat hasil buruk karena banyaknya sampah yang ia hasilkan. "Senang, saya jawab dengan jujur tadi," ujar Zahra kepada Kompas.com, Minggu (6/12) di Green Festival, Parkir Timur Senayan.

Jumat, 04 Desember 2009

UNAI Last Vesper and Christmas Ceremony

acara vesper terakhir UNAI yang bertemakan Natal ini mendapatkan antusias yang meriah dari Mahasiswa serta para Staff dan Dosen UNAI . Acara ini dimulai pukul 19.00 WIB dan ada banyak partisipan yang turut berpartisipasi , seperti Nursing Jubilee, Unceasing Cantica, Jesus 2 Exalt (J2E), Heaven Bound Choir, Witnessing Sound, Fekon Choir, Children Choir, Witnessing Ensemble, Children Ensemble,UNAI Chorale yang membawakan Cantata yang sangat bagus . Acara ditutup oleh doa dari Pst. B. D. Nainggolan .

Kamis, 03 Desember 2009

A Simple Finite State Machine

This program can determin very accurately the nature of the user input, it detects whether it is an integer, a float, a number in scientific notation or simply an invalid input. To be capable of doing this the program uses a simple FSM (Finite State Machine) to represent the possible states of the input.( INT, FLOAT,.. )

Here's the Code :


#include < iostream.h >

Berpikir Bijak

Bacaan: Amsal 20:23-25

Suatu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa berpikir mengatakan "Kudus", dan baru menimbang-nimbang sesudah bernazar.- Amsal 20:25


Mengapa beberapa orang berhasil mencapai kesuksesan dan mengapa beberapa diantaranya mengalami kegagalan? Apa yang membedakannya? Tak lain adalah cara kita berpikir! Disadari atau tidak, apa yang kita lakukan selalu bertolak dari bagaimana cara pikir kita. Jika kita mampu berpikir secara benar, maka kita akan berhasil. Sebaliknya, jika cara pikir kita keliru, kita pun akan gagal. Bagaimana cara kita berpikir selama ini? Beberapa pertanyaan berikut mungkin akan membantu kita melakukan intropeksi diri.
1. Berpikir kecil untuk jangka pendek atau berpikir menurut gambaran besar untuk jangka panjang?
2. Berpikir pasif atau berpikir dengan cara yang kreatif?
3. Berpikir sendiri atau berpikir bersama?

Cuaca Ekstrim di Indonesia Mulai Hari Ini

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan laporan prakiraan cuaca ekstrim di Indonesia yang berlaku mulai hari ini (4/12) hingga Senin (7/12). Kondisi ini di antaranya didukung oleh faktor adanya aktivitas daerah tekanan rendah di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera yang mempengaruhi kondisi atmosfer di sebagian wilayah Indonesia sebelah utara dan selatan khatulistiwa bagian barat.

Rabu, 02 Desember 2009

C++ Lines Counter

 Have you ever wanted to count the lines of your code in C or C++ without the commentaries and blank lines,well with this program you can do it. Please feel free to vote or to live some comments,it will be very appreciated! Jay Idoan


#include < stdio.h >
#include < string.h >
#include < direct.h >
#include < windows.h >


Facebook and MySpace delete NY sex offenders

New York Attorney General Andrew Cuomo announced Tuesday that more than 3,500 sex offenders from his state have been purged from Facebook and MySpace.

Both companies have long had policies against registered sex offenders using their services, but the implementation of New York's new Electronic Securing and Targeting of Online Predators Act ("E-Stop") has made it easier for the sites to identify perpetrators from the Empire State.

Facebook, according to Cuomo, was able to identify and disable the accounts of 2,782 registered sex offenders. MySpace deleted 1,796 accounts.

Macan dengan Nyali Tikus

Bacaan: II Timotius 1:3-1
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, - II Timotius 1:7


Salah satu alasan mengapa kita tidak bisa mengembangkan senyum lebih lebar adalah karena kita terlampau dicekam oleh ketakutan kita sendiri. Boleh percaya boleh tidak, namun fakta berkata bahwa ketakutan adalah seperti kanker ganas yang menggerogoti sukacita kita. Semakin kita mengijinkan ketakutan mempengaruhi kehidupan kita, maka semakin sulit kita merasakan sukacita.

Cerita lama dari India menceritakan tentang tikus yang ketakutan karena melihat seekor kucing. Itu sebabnya tikus tersebut pergi kepada tukang sihir untuk menyulapnya menjadi kucing. Setelah tikus tersebut jadi kucing, kembali lagi ia dicekam rasa takut karena melihat anjing. Maka segera saja ia kembali ke tukang sihir dan minta mengubahnya menjadi anjing. Setelah jadi anjing, lagi-lagi ia takut ketika bertemu dengan macan dan minta kepada tukang sihir untuk mengubahnya menjadi macan. Tetapi ketika ia datang lagi dengan keluhan bahwa ia bertemu dengan pemburu, si tukang sihir menolak membantu lagi, “Akan saya ubah kamu jadi tikus lagi, sebab, sekalipun badanmu macan, nyalimu masih tetap nyali tikus.”

Ketika kita percaya kepada Yesus, kita diubah menjadi manusia baru. Hanya sayang, kita seperti cerita klasik tersebut. Kita mengaku sudah menjadi manusia baru, tapi “nyali” kita tidak baru. Daripada mengijinkan Kristus menguasai kehidupan kita, kita lebih mengijinkan ketakutan yang menguasai kita. Bukan iman, tapi rasa kuatir. Bukan keberanian, tapi rasa cemas. Tak heran sukacita kita padam. Tak ada senyum. Tak ada keceriaan. Sebaliknya, kegelisahan dan ketakutanlah yang terpancar dari hidup kita.

Seandainya kita memiliki nyali Kristus, tentu kita bisa bersukacita dalam segala keadaan. Paulus memiliki nyali Kristus, itu sebabnya penjara tak bisa membendung sukacitanya. Demikian juga situasi dan kondisi yang paling buruk sekalipun tak akan pernah bisa memadamkan sukacita kita, seandainya kita memiliki nyali Kristus. Sungguh ironis kalau kita mengaku sebagai anak Tuhan tetapi tak mampu lagi bersukacita karena situasi dan keadaan yang menantang kita. Bukankah seharusnya kita berani menghadapi setiap tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita? Kalau tak bisa tersenyum di tengah tantangan hidup, itu seperti seekor macan dengan nyali tikus.

Hadapilah semua tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita.

UNAI "Take Him Out"

Event ini akan diadakan sebentar lagi , mungkin terlihat agak canggung , karena yang kita tonton di TV bahwa ada adegan-adegan yang jelas-jelas dilarang di UNAI , entah apa nanti pendapat mereka , yang jelas mari kita dukung acara ini , Lokasi di UNAI jam 19.00 besok . Datang yaa .

Senin, 30 November 2009

Informasi Kapasitas Bandwidth Internet UNAI

Kepada Yth. Pengguna Koneksi Internet UNAI

Untuk sekarang ini, koneksi internet UNAI sudah menggunakan provider internet (ISP) yang baru yaitu Jasatel dengan konfigurasi jaringan sebagai berikut:

Koneksi dedicated (1:1), 24x7

- Akses Internet International : 3mbps
- Akses Internet IIX (Indonesia): 3mbps

Dengan digunakannya koneksi internet dari provider yang baru ini, maka kapasitas internet UNAI untuk koneksi internasional naik 6x dari koneksi sebelumnya, yaitu 512kbps.

Untuk sementara ini Departemen Teknologi Informasi, memberikan akses seluas-luasnya untuk menggunakan akses internet dengan membuka akses melalui kabel ataupun wireless. Yang dapat dilakukan secara tanpa biaya oleh seluruh mahasiswa/staff/dosen UNAI.

Walaupun demikian, dalam waktu dekat ini akan diberlakukan suatu aturan yang memungkinkan kapasitas internet yang dimiliki ini untuk dapat diatur dengan baik. Sehingga semua pihak dapat ikut merasakan manfaatnya. Oleh karena itu kami mohon kerjasamanya agar semua rencana ke depan ini dapat berjalan dengan baik.


Hormat kami,


Departemen Teknologi Informasi
Universitas Advent Indonesia


Source : Local LAN

Kisah Baut Kecil

Bacaan: Filipi 2:1-11

Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; - Filipi 2:3


Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan-lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas. Hal itu membuat ribuan baut lain terancam lepas pula. Baut-baut kecil lain berteriak menguatkan, "Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!" Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama. Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan semangat pada satu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa baut kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal.

Sayang, dunia kerja seringkali berkebalikan dengan ilustrasi di atas. Kita malah cenderung girang melihat rekan sekerja "jatuh", bahkan kita akan merasa bangga apabila kita sendiri yang membuat rekan kerja gagal dalam tanggung jawabnya. Jika itu dibiarkan, artinya perpecahan sedang dimulai dan tanpa sadar kita menggali lubang kubur sendiri. Apa yang disebut gaya hidup seorang Kristen seakan tidak berlaku di tempat kerja. Padahal setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu disorot oleh Sang Atasan.

Bagaimana sikap kita dengan rekan kerja? Mungkin saat rekan kerja menghadapi masalah, kita menganggap itu risiko yang harus ia hadapi sendiri. Tapi sebagai tim, kegagalan satu orang akan selalu membawa dampak pada keseluruhan. Jadi mengapa kita harus saling menjatuhkan? Bukankah hasilnya tentu jauh lebih baik jika kita saling mendukung dan bekerjasama menghadapi persoalan? Kristus mengajarkan bahwa kita adalah satu tubuh. Jika satu anggota mengalami masalah, yang lainnya harus mendorong dan menguatkannya. Jangan sampai masalah yang dialami rekan kerja malah membuat kita senang. Tapi baiklah kita berseru, "Berpeganglah erat-erat! Tanpa kamu, kami akan tenggelam!"

Kegagalan atau kesuksesan rekan sekerja akan selalu mempengaruhi diri kita juga

God Bless


Source : http://www.renungan-spirit.com/ilustrasi-rohani/kisah_baut_kecil.html

Simple C Calculator

its a simple calculator...it includes, addition, subtraction, multiplication, division, square, cube, and square root..it is simple, yet, powerful...
it's almost at its perfect condition...



#include
#include
#include

main()
{
int a,b,sum,diff,prdct,ch;
double sr;
long sq,cube;
float c,d,ratio;

do
{
clrscr();

printf("\t*****Ruel Pagayon Copyright--2007--04--10--*****");

printf("\n\n\n\t\t*****Simple Calculator*****\n\n");
printf("\t\t**Operations**\n");
printf("\t\t\t*(1)Addition\n");
printf("\t\t\t*(2)Subtraction\n");
printf("\t\t\t*(3)Multiplication\n");
printf("\t\t\t*(4)Division\n");
printf("\t\t\t*(5)Square\n");
printf("\t\t\t*(6)Cube\n");
printf("\t\t\t*(7)SquareRoot\n");

printf("\nEnter the number of your choice: ");
scanf("%d", &ch);

switch(ch)
{
case 1:
printf("\n\t\tEnter two numbers: ");
scanf("%d %d", &a,&b);
sum = a + b;
printf("\n\n\t\tThe Sum is : %d", sum);
break;

case 2:
printf("\n\t\tEnter two numbers: ");
scanf("%d %d", &a,&b);
diff = a - b;
printf("\n\n\t\tThe Difference is : %d", diff);
break;

case 3:
printf("\n\t\tEnter two numbers: ");
scanf("%d %d", &a,&b);
prdct = a * b;
printf("\n\n\t\tThe Product is : %d", prdct);
break;

case 4:
printf("\n\t\tEnter two numbers: ");
scanf("%f %f", &c,&d);
ratio = c / d;
printf("\n\n\t\tThe Quotient is : %f", ratio);
break;

case 5:
printf("\n\t\tEnter a number: ");
scanf("%d", &a);
sq = a * a;
printf("\n\n\t\tThe Square of %d is : %d", a,sq);
break;

case 6:
printf("\n\t\tEnter a number: ");
scanf("%d", &a);
cube = a * a * a;
printf("\n\n\t\tThe Cube of %d is : %d", a,cube);
break;

case 7:
printf("\n\t\tEnter a number: ");
scanf("%d", &a);
sr = sqrt(a);
printf("\n\n\t\tThe SquareRoot of %d is : %f", a,sr);
break;
}
printf("\n\n\n\n\n\t\t\tPress 'x' to quit, any other key to continue\n");
}
while (getch() != 'x');
}





Source : http://www.planetsourcecode.com/vb/scripts/ShowCode.asp?txtCodeId=11387&lngWId=3

IPB Dorong Pelaksanaan UN

Senin, 30 November 2009 | 19:51 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Institut Pertanian Bogor (IPB) mendorong Departemen Pendidikan Nasional untuk tetap menyelengarakan Ujian Nasional (UN). Agar tidak melanggar keputusan Mahkamah Agung, UN kali ini tidak menjadi sarat kelulusan siswa dahulu.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Prof Dr Ir Yonny Koesmaryono menegaskan hal di atas di sela Seminar Pendidikan Program Sarjana IPB di Bogor, Senin (30/11) siang. "Tujuan diselenggarakan UN adalah untuk meningkatkan mutu kelulusan siswa sesuai standar nasional. Ke depannya ini akan menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik," katanya.

Keputusan MA itu sendiri, tidak melarang UN diselenggarakan asalkan pemerintah harus meningkatkan kesetaraan fasilitas dan kualitas sekolah di seluruh Indonesia. Berkaitan dengan itu Menteri Pendidikan Nasional menyatakan akan mengajukan Peninjauan Keputusan (PK) atas putusan MA tersebut.

"Standardisasi mutu pendidikan lewat UN itu perlu, sementara proses PK itu makan waktu. Jadi, IPB mendorong agar Mendiknas memutuskan dengan cepat bahwa UN tetap diselenggarakan, namun untuk tahun ini hasilnya tidak menjadi sarat kelulusan siswa," katanya.

Menurut Yonny Koesaryono, tidak masuk akal penyelenggaraan UN baru dilaksanakan setelah fasilitas dan kualitas sekolah dan guru di seluruh Indonesia sudah sama. Sebab, kondisi Indonesia yang sangat luas tidak mungkin menyamakan fasilitas dan kualitas tersebut dalam waktu cepat. Sementara, sekolah dan guru pun perlu mempunyai patokan atau standardisasi untuk menilai keberhasilan pendidikan dan pengajaran yang mereka laksanakan.

"Patokan atau standardisasi pendidikan tentunya harus ditentukan secara nasional, bukan ditentukan atau berdasarkan ukuran sekolahnya atau pemerintah daerahnya. Indonesia sampai saat ini pun belum mempunyai standardisasi pendidikan nasional atau landasan kualifikasi pendidikan nasional," katanya.

Jadi, lanjut Yonny, UN harus diselenggarakan dan paling tidak dalam tiga tahun ke depan penyelengaraan UN harus dapat dipercaya dan didukung dana yang cukup. Selain itu, hasil UN-nya tidak dijadikan dahulu sebagai sarat kelulusan, tetapi dijadikan dasar untuk pemetaan kualitas pendidikan dan sekolah di Indonesia.



Penyelengaran UN sebelumnya dinilai Yonny kurang dapat dipercaya karena tidak sejak awal melibatkan banyak pihak dan masih ada celah-celah yang membuat pihak-pihak tertentu dapat bermain . Itu sebabnya, muncul berbagai masalah seperti hasil UN sebuah sekolah atau satu daerah seragam.

Penyelenggara UN saat ini adalan BNSP (Badan Nasional Standarisai Pendidikan). Pihak lain, dalam hal ini perguruan tinggi, baru dilibatkan hanya pada tahan pengawasan saat ujian. "Seharusnya, sejak awal, yakni mulai dari mempersiapkan soal, pendistribusian, sampai penilaian, harus melibatkan banyak pihak yang terkait dan kompeten," katanya.

Yang tidak kalah penting, semua pihak, terutama kepala daerah, harus melihat UN dengan jujur dan jernih, demi meningkatkan mutu sumber daya manusia di daerahnya. UN jangan dibebani dengan pandangan politis dan gengsi daerah, tetapi dengan jujur hasil UN dipandang menjadikan dasar untuk meningkatkan kebijakan pendidikan di daerahnya. Sehingga pemerintah pusat pun dapat memperioritaskan alokasi dana pendidikannya tetap sasaran.

Yang perlu diingat pula, kata Dekan Fakultas MIPA IPB Dr drh Hasim DEA, yang mendampingi Yonny Koesmaryono, masalah pendididikan bukan hanya beban Departemen atau Dinas Pendidikan. Tetapi juga menjadi persoalan sektor lain seperti Departemen/Dinas Kesehatan, Departemen/Dinas Sosial, dan Departemen/Dinas Pekerjaan Umum. "Sebesar apa pun insentif pemerintah ke sektor pendidikan kalau di daerah itu rakyatnya kurang gizi dan susah sarana kesehatan, anak didik di situ tidak akan atau sulit unggul," kata Hasim.

RTS

Selasa, 24 November 2009

Hello !

Juzt wanna test that dis page works .